Dulu pernah ada cinta
Dulu pernah ada sayang
Namun kini tiada lagi perasaan seperti dulu
Kini tiada lagi kisah
Cinta ku telah musnah sudah
Hancur hati ku, telah kau sakiti perasaan ku
**
Biarkan ku pergi..
Jangan kau tanyakan lagi..
Ku yakin ini yang terbaik untuk kau dan diri ku
Biarkan berlalu,rasa cinta ini di hati..
Ku tak bisa untuk menahan, aku luka di sini
** chorus
Rabu, 09 Juni 2010
Lirik Lagu Sherina – Pergilah Kau
Tak mau lagi aku percaya
Pada semua kasih sayangmu
Tak mau lagi aku tersentuh
Pada semua pengakuanmu
#
Kamu takkan mengerti rasa sakit ini
Kebohongan dari mulut manismu
Reff:
Pergilah kau
Pergi dari hidupku
Bawalah semua rasa bersalahmu
Pergilah kau
Pergi dari hidupku
Bawalah rahasiamu yang tak ingin kutahui
Tak mau lagi aku terjerat
Pada semua janji-janjimu
Tak mau lagi aku terkait
Pada semua permainanmu
Back to #, Reff
Bertahun-tahun bersama
Kupercayaimu
Kubanggakan kamu
Berikan s’galanya
Aku tak mau lagi
Ku tak mau lagi huoo… Yeee…Hee…
Back to Reff
Pergilah kau
Tak ingin kutahui
Pergilah kau
Ku tahui
Pada semua kasih sayangmu
Tak mau lagi aku tersentuh
Pada semua pengakuanmu
#
Kamu takkan mengerti rasa sakit ini
Kebohongan dari mulut manismu
Reff:
Pergilah kau
Pergi dari hidupku
Bawalah semua rasa bersalahmu
Pergilah kau
Pergi dari hidupku
Bawalah rahasiamu yang tak ingin kutahui
Tak mau lagi aku terjerat
Pada semua janji-janjimu
Tak mau lagi aku terkait
Pada semua permainanmu
Back to #, Reff
Bertahun-tahun bersama
Kupercayaimu
Kubanggakan kamu
Berikan s’galanya
Aku tak mau lagi
Ku tak mau lagi huoo… Yeee…Hee…
Back to Reff
Pergilah kau
Tak ingin kutahui
Pergilah kau
Ku tahui
Senin, 31 Mei 2010
sistem basis data
Sebuah sistem basis data Rental Film ‘Jaya’, memiliki tabel-tabel dengan skema sebagai berikut :
1. PENYEWA{no-angg,nama,alamat,telp}
2. FILM {kd-film,judul,ph}
3. SEWA {no-sewa,no-angg,no-copy,tglsewa,tgl-kbl,bayar}
4. COPY_FILM {kd-film,no-copy}
User yang terlibat dalam sistem basis data rental film ini adalah Daniel sebagai Pemilik, sedangkan Indie sebagai staf programmer, Tuti sebagai supervisor dan Jimmi, Intan adalah staf operasional yang bertugas melayani penyewa.
Untuk memberikan wewenang dibuat graph otorisasi sebagai berikut :

- Daniel sebagai pemilik diberikan hak akses ALL untuk dapat menggunakan seluruh tabel dalam
basis data dan dapat memberikan tabel kepada user lain jika diperlukan.
- Indie diberikan wewenang untuk menggunakan seluruh tabel dalam basis data dengan hak akses select, insert, delete,update, alter, index.
- Tuti diberikan wewenang untuk menggunakan tabel PENYEWA dan SEWA dalam basis data dengan hak akses select, insert, delete,update, sedangkan untuk tabel FILM, COPY_FILM diberikan hak akses hanya untuk select,insert, update dan dapat memberikan tabel-tabel nya kepada user lain.
- Jimmi dan Intan diijinkan oleh Tuti untuk menggunakan tabel PENYEWA, SEWA dengan hak akses hanya select, sedangkan untuk tabel COPY_FILM diberikan hak akses select,insert.
Anda sebagai DBA :
a. Tuliskan perintah queri untuk menyatakan user yang terlibat dalam basis data dan,
b. Tuliskan perintah queri untuk memberikan wewenang user dalam menggunakan tabel-tabel yang dalam basis data berdasarkan graph otorisasi
Jawaban a. gunakan perintah GRANT CONNECT atau RESOURCE TO nama_user
b gunakan perintah GRANT ALL ON nama_tabel TO nama_user
atau GRANT SELECT,INSERT,DELETE,UPDATE,dll ON nama_table TO nama_user
jawab :
a.
GRANT RESOURCE TO DANIEL, INDIE, TUTI;
GRANT CONNECT TO JIMMI, INTAN;
b.
* GRANT ALL ON PENYEWA, FILM, SEWA, COPY_FILM TO DANIEL WITH GRANT OPTION;
* GRANT SELECT, INSERT, DELETE, UPDATE, ALTER, INDEX ON PENYEWA, FILM, SEWA, COPY_FILM TO INDIE WITH GRANT OPTION;
* GRANT SELECT, INSERT, DELETE, UPDATE ON PENYEWA, SEWA, TO TUTI WITH GRANT OPTION;
1. PENYEWA{no-angg,nama,alamat,telp}
2. FILM {kd-film,judul,ph}
3. SEWA {no-sewa,no-angg,no-copy,tglsewa,tgl-kbl,bayar}
4. COPY_FILM {kd-film,no-copy}
User yang terlibat dalam sistem basis data rental film ini adalah Daniel sebagai Pemilik, sedangkan Indie sebagai staf programmer, Tuti sebagai supervisor dan Jimmi, Intan adalah staf operasional yang bertugas melayani penyewa.
Untuk memberikan wewenang dibuat graph otorisasi sebagai berikut :

- Daniel sebagai pemilik diberikan hak akses ALL untuk dapat menggunakan seluruh tabel dalam
basis data dan dapat memberikan tabel kepada user lain jika diperlukan.
- Indie diberikan wewenang untuk menggunakan seluruh tabel dalam basis data dengan hak akses select, insert, delete,update, alter, index.
- Tuti diberikan wewenang untuk menggunakan tabel PENYEWA dan SEWA dalam basis data dengan hak akses select, insert, delete,update, sedangkan untuk tabel FILM, COPY_FILM diberikan hak akses hanya untuk select,insert, update dan dapat memberikan tabel-tabel nya kepada user lain.
- Jimmi dan Intan diijinkan oleh Tuti untuk menggunakan tabel PENYEWA, SEWA dengan hak akses hanya select, sedangkan untuk tabel COPY_FILM diberikan hak akses select,insert.
Anda sebagai DBA :
a. Tuliskan perintah queri untuk menyatakan user yang terlibat dalam basis data dan,
b. Tuliskan perintah queri untuk memberikan wewenang user dalam menggunakan tabel-tabel yang dalam basis data berdasarkan graph otorisasi
Jawaban a. gunakan perintah GRANT CONNECT atau RESOURCE TO nama_user
b gunakan perintah GRANT ALL ON nama_tabel TO nama_user
atau GRANT SELECT,INSERT,DELETE,UPDATE,dll ON nama_table TO nama_user
jawab :
a.
GRANT RESOURCE TO DANIEL, INDIE, TUTI;
GRANT CONNECT TO JIMMI, INTAN;
b.
* GRANT ALL ON PENYEWA, FILM, SEWA, COPY_FILM TO DANIEL WITH GRANT OPTION;
* GRANT SELECT, INSERT, DELETE, UPDATE, ALTER, INDEX ON PENYEWA, FILM, SEWA, COPY_FILM TO INDIE WITH GRANT OPTION;
* GRANT SELECT, INSERT, DELETE, UPDATE ON PENYEWA, SEWA, TO TUTI WITH GRANT OPTION;
Tinjauan Menyeluruh Proses Audit *materi dosen*
Tinjauan Menyeluruh Proses Audit
1 Seluruh audit menggunakan urutan kegiatan yang hampir sama, hingga dapat dibagi ke dalam empat langkah:
- Merencanakan audit
- Mengumpulkan bukti audit
- Mengevaluasi bukti audit
- Dan mengkomunikasikan hasil audit
2 Merencanakan Audit
Tetapkan lingkup dan tujuan Organisasi tim audit Kembangkan pengetahuan mengenai operasional bisnis Tinjauan hasil audit sebelumnya Identifikasi faktor-faktor resiko Siapkan program audit.
3 Mengumpulkan Bukti Audit
Pengamatan atas kegiatan-kegiatan operasional Tinjauan dokumentasi Berdiskusi dengan para pegawai dan kuesioner Pemeriksaan fisik asset Konfirmasi melalui pihak ketiga
Melakukan ulang prosedur Pembuktian dengan dokumen sumber Review analitis dan pengambilan sampel audit.
4 Mengevaluasi Bukti Audit
Nilai kualitas pengendalian internal
Nilai keandalan informasi ,Nilai kinerja operasional ,Pertimbangkan kebutuhan atas bukti tambahan ,Pertimbangkan faktor-faktor resiko ,Pertimbangkan faktor-faktor materialitas ,Dokumentasikan penemuan-penemuan audit .
5 Mengkomunikasikan Hasil Audit Memformulasikan kesimpulan audit
Membuat rekomendasi bagi pihak manajemen , Mempersiapkan laporan audit ,Menyajikan hasil-hasil audit ke pihak manajemen .
1 Seluruh audit menggunakan urutan kegiatan yang hampir sama, hingga dapat dibagi ke dalam empat langkah:
- Merencanakan audit
- Mengumpulkan bukti audit
- Mengevaluasi bukti audit
- Dan mengkomunikasikan hasil audit
2 Merencanakan Audit
Tetapkan lingkup dan tujuan Organisasi tim audit Kembangkan pengetahuan mengenai operasional bisnis Tinjauan hasil audit sebelumnya Identifikasi faktor-faktor resiko Siapkan program audit.
3 Mengumpulkan Bukti Audit
Pengamatan atas kegiatan-kegiatan operasional Tinjauan dokumentasi Berdiskusi dengan para pegawai dan kuesioner Pemeriksaan fisik asset Konfirmasi melalui pihak ketiga
Melakukan ulang prosedur Pembuktian dengan dokumen sumber Review analitis dan pengambilan sampel audit.
4 Mengevaluasi Bukti Audit
Nilai kualitas pengendalian internal
Nilai keandalan informasi ,Nilai kinerja operasional ,Pertimbangkan kebutuhan atas bukti tambahan ,Pertimbangkan faktor-faktor resiko ,Pertimbangkan faktor-faktor materialitas ,Dokumentasikan penemuan-penemuan audit .
5 Mengkomunikasikan Hasil Audit Memformulasikan kesimpulan audit
Membuat rekomendasi bagi pihak manajemen , Mempersiapkan laporan audit ,Menyajikan hasil-hasil audit ke pihak manajemen .
Jenis-jenis Kegiatan Audit Internal *materi Dosen*
Jenis-jenis Kegiatan Audit Internal
• Terdapat tiga jenis audit yang biasanya dilakukan, yaitu :
1 Audit keuangan
2 Audit sistem informasi
3 Audit operasional atau manajemen
> Audit keuangan memeriksa keandalan dan integritas catatan-catatan akuntansi (baik informasi keuangan dan operasional).
> Audit sistem informasi melakukan tinjauan atas pengendalian SIA untuk menilai kesesuaiannya dengan kebijakan dan prosedur pengendalian serta efektivitas dalam menjaga aset perusahaan.
> Audit operasional atau manajemen berkaitan dengan penggunaan secara ekonomis dan efisien sumber daya, serta pencapaian sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan.
• Terdapat tiga jenis audit yang biasanya dilakukan, yaitu :
1 Audit keuangan
2 Audit sistem informasi
3 Audit operasional atau manajemen
> Audit keuangan memeriksa keandalan dan integritas catatan-catatan akuntansi (baik informasi keuangan dan operasional).
> Audit sistem informasi melakukan tinjauan atas pengendalian SIA untuk menilai kesesuaiannya dengan kebijakan dan prosedur pengendalian serta efektivitas dalam menjaga aset perusahaan.
> Audit operasional atau manajemen berkaitan dengan penggunaan secara ekonomis dan efisien sumber daya, serta pencapaian sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan.
Audit sistem Informasi berbasis komputer *materi dosen*
Audit sistem Informasi berbasis komputer
Sifat Pemeriksaan :
1. Asosiasi akuntansi Amerika mendefinisikan auditing sebagai berikut :
2. Auditing adalah sebuah proses sistemeatis untuk secara obyektif mendapatkan dan mengevaluasi bukti mengenai pernyataan perihal tindakan dan transaksi bernilai ekonomi, untuk memastikan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta mengkomunikasikan hasil-hasilnya pada para pemakai yang berkepentingan
3. Auditing membutuhkan pendekatan langkah per langkah yang dibentuk dengan perencanaan teliti serta pemilihan dan pelaksanaan teknik yang tepat dengan hati-hati.
4. Keterlibatan audit yaitu mengumpulkan, meninjau, dan mendokumentasikan bukti audit.
*materi dosen*
Sifat Pemeriksaan :
1. Asosiasi akuntansi Amerika mendefinisikan auditing sebagai berikut :
2. Auditing adalah sebuah proses sistemeatis untuk secara obyektif mendapatkan dan mengevaluasi bukti mengenai pernyataan perihal tindakan dan transaksi bernilai ekonomi, untuk memastikan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta mengkomunikasikan hasil-hasilnya pada para pemakai yang berkepentingan
3. Auditing membutuhkan pendekatan langkah per langkah yang dibentuk dengan perencanaan teliti serta pemilihan dan pelaksanaan teknik yang tepat dengan hati-hati.
4. Keterlibatan audit yaitu mengumpulkan, meninjau, dan mendokumentasikan bukti audit.
*materi dosen*
Standar-standar Audit
Standar-standar Audit Internal :
1. Berdasarkan According Institute of Internal Auditors (IIA), tujuan dari audit internal adalah untuk mengevaluasi kecukupan dan efektifitas sistem pengendalian internal perusahaan.
2. Juga menetapkan keluasan dari pelaksanaan tanggung jawab yang benar-benar dilakukan.
3. Kelima standar lingkup audit IIA memberikan garis besar atas tanggung jawab auditor internal :
a. Melakukan tinjauan atas keandalan dan integritas informasi operasional dan keuangan, serta bagaimana hal tersebut diidentifikasi, diukur, diklasifikasi dan dilaporkan.
b. Menetapkan apakah sistem telah didesain untuk sesuai dengan kebijakan operasional dan pelaporan, perencanaan, prosedur, hukum, dan peraturan yang berlaku.
c. Melakukan tinjauan mengenai bagaimana aset dijaga, dan memverifikasi keberadaan aset tersebut.
d. Mempelajari sumber daya perusahaan untuk menetapkan seberapa efektif dan efisien mereka digunakan.
e. Melakukan tinjauan atas operasional dan program perusahaan, untuk menetapkan apakah mereka telah dilaksanakan sesuai rencana dan apakah mereka dapat memenuhi tujuan-tujuan mereka.
1. Berdasarkan According Institute of Internal Auditors (IIA), tujuan dari audit internal adalah untuk mengevaluasi kecukupan dan efektifitas sistem pengendalian internal perusahaan.
2. Juga menetapkan keluasan dari pelaksanaan tanggung jawab yang benar-benar dilakukan.
3. Kelima standar lingkup audit IIA memberikan garis besar atas tanggung jawab auditor internal :
a. Melakukan tinjauan atas keandalan dan integritas informasi operasional dan keuangan, serta bagaimana hal tersebut diidentifikasi, diukur, diklasifikasi dan dilaporkan.
b. Menetapkan apakah sistem telah didesain untuk sesuai dengan kebijakan operasional dan pelaporan, perencanaan, prosedur, hukum, dan peraturan yang berlaku.
c. Melakukan tinjauan mengenai bagaimana aset dijaga, dan memverifikasi keberadaan aset tersebut.
d. Mempelajari sumber daya perusahaan untuk menetapkan seberapa efektif dan efisien mereka digunakan.
e. Melakukan tinjauan atas operasional dan program perusahaan, untuk menetapkan apakah mereka telah dilaksanakan sesuai rencana dan apakah mereka dapat memenuhi tujuan-tujuan mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)